Hampir semua produk industri masa kini tidak ada yang bebas dari zat
aditif (tambahan) dan zat pengawet. Keduanya telah digunakan dalam
industri makanan, obat dan kosmetik selama ratusan tahun.
Zat pengawet adalah salah satu zat aditif yang tentu saja dipakai untuk
membuat suatu produk tidak cepat rusak karena gangguan jamur, bakteri
atau mikroba lainnya.
Walaupun sudah berulang kali disidak dan diperingatkan, tetapi masih
saja ditemukan makanan yang mengandung zat berbahaya di pasaran. Bukan
cuma terdapat dalam bahan makanan basah seperti mi dan tahu, jajanan
anak di sekolah juga tak luput dari ancaman bahan kimia berbahaya.
Sebenarnya, tanpa melakukan uji laboratorium agak sulit menentukan
apakah bahan makanan yang dijual aman atau bebas dari bahan kimia
berbahaya. Berikut ciri-ciri makanan yang mengandung zat berbahaya yang
kami ambil dari kompas.com
Ciri makanan berformalin
- Mi basah berformalin: Tidak lengket, lebih mengilap, tidak rusak
sampai dua hari pada suhu kamar, dan bertahan lebih dari 15 hari pada
suhu lemari es (10 derajat celsius).
- Tahu berformalin: Teksturnya terlampau keras, kenyal tetapi tidak
padat. Tidak rusak sampai 3 hari dalam suhu kamar dan bisa tahan 15 hari
dalam kulkas.
- Ikan berformalin: Warna insang merah tua tidak cemerlang, bukan
merah segar, dan warna daging ikan putih bersih. Tidak rusak sampai 3
hari pada suhu kamar.
- Ikan asin berformalin: Bersih cerah dan tidak berbau khas ikan
asin. Tidak dihinggapi lalat di area berlalat, tidak rusak sampai lebih
dari 1 bulan pada suhu 25 derajat celsius.
- Bakso berformalin: Teksturnya sangat kenyal, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar.
- Ayam berformalin: Teksturnya kencang, tidak disukai lalat, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar.
Ciri makanan mengandung boraks:
- Mi basah: Teksturnya kental, lebih mengilat, tidak lengket, dan tidak cepat putus.
- Bakso: Teksturnya sangat kental, warna tidak kecoklatan seperti penggunaan daging, tetapi lebih cenderung keputihan.
- Snack: Misalnya lontong, teksturnya sangat kenyal, berasa tajam, sangat gurih, dan memberikan rasa getir.
- Kerupuk: Teksturnya renyah dan bisa menimbulkan rasa getir.
Ciri makanan menggunakan pewarna rhodamin B dan methanyl yellow:
- Warnanya mencolok
- Cerah mengilap
- Warnanya tidak homogen (ada yang menggumpal)
- Ada sedikit rasa pahit
- Muncul rasa gatal di tenggorokan setelah mengonsumsinya
Rodamin B itu pewarna untuk tekstil atau untuk bahan pakaian, bukan
untuk makanan. Begitu juga dengan formalin atau bahan pengawet lainnya,
kalau kita mengkonsumsi untuk makanan yang kita beli, sangat berbahaya.
makasih buat infonya
BalasHapus